Pasti ada
Hikmah dibalik setiap Cobaan,
Pada
saat saya terpuruk, ada seseorang yg bekata pada saya, “sudahlah, yg berlalu biarin aja berlalu, jadiin pembelajaran buat kamu untuk
bangkit. Tenang deh, Tuhan itu akan selalu
memberikan yg terbaik, yang dibutuhkan untuk kita para hambaNya, BUKAN
yg kita INGINKAN!!”. Dari saat itu juga, setelah saya meresapinya dan saya
mulai ikhlas dengan apa yg sudah terjadi.
Sebelum pengumuman jalur undangan dan jalur tulis,
saya Alhamdulillah dinyatakan lulus di poltekkes kemenkes bandung. Jujur, awal
saya tau bahwa saya lulus, perasaan biasa aja. Tapi tetap bersyukur juga karena Alhamdulillah saya sudah ada
1pengangan. Dan yg paling saya nanti adalah jalur snmptn undangan.. daaaaannn
ternyata, Allah belum mengabulkan nya. Lanjuuuuuut,
“Saya tidak lolos snmptn jalur undangan, fakultas kedokteran. Saya
tidak lolos jalur tulis, fakultas psikologi”
Setelah saya tau bahwa saya tidak lolos di ke2 jalur itu,
bener2 sediih ny yg campuraduk. Cuma bisa bilang maaf ke orangtua, dan juga
mein hrbji yg sangat berharap saya kelak menjadi seorang dokter. Sedih karena
keinginan menjadi seorang psikolog blm bisa terpenuhi. Dan juga blm diijinkan
untuk masuk di universtas yg saya dampakan. *huaaaah, terharu nulis ini* padahal diawal, saya sangat berharap sekali
bisa lolos melalui jalur ini, tetapi Tuhan berkehendak lain. Pada malam hari
saat pngmman jalur undngan, saya mendapat kabar bahwa banyak dari teman2 juga
yg belum berhasil lolos di jalur undangan ini. Di satu sisi, senang mendengar
teman2 yg lolos, tetapi saya juga gak
bisa ngebohongin diri sendiri yg bilang kalo saya gaksedih. Lalu saya mencoba
peruntungan di jalur ujuan tulis, dan saya mengambil jrusan yg benar2 saya
inginkan yaitu psikolog. Benar2 penantian yg lama untk mengunggu hasil
pengumuman ujian tulis keluar. Dan tibalah pada saat pengumuman ujian tulis,
dan hasil nya adalah, “…anda belum berhasil lolos” . saat itu, perasaan jadi
ingin kembali sedih. Tapi saya coba berfikir possitif dan Alhamdulillah saya
ikhlas dengan ini. Ternyata belum berhasil juga. Dan situ saya pula mengucapkan
syukur yg luar biasa karena sblumnya saya sudah diterima di poltekkes bandung.
Yg pada awalny saya hanya ikut2an tmen dan bukan yg bener2 dari hati, eh
ternyataaaaa!! u,u
.. inilah rahasia Allah yang nggak kita
ketahui. Kembali terngiang kata2, “ Tuhan memberikan apa yg terbaik dan yg
dibutuhkan untuk kita para hambaNya, BUKAN yg kita INGINKAN”..dan mungkin di poltek ini adalah yg terbaik untuk saya. yakinilah bahwa Tuhan sudah mempunyai
suatu rencana untuk kita para hambaNya. dan yg wajib kita lakukan adalah terus
beribadah, berdoa, mohon ampun padaNya, selalu berusaha, bersabar, dan ikhlas
dalam menjalankan semua cobaanNya ini. “Selalu ada Hikmah dibalik setiap cobaan…”
Saat itu, saya mulai mengadu pada Tuhan. saya
mencurahkan semua isi hati saya padaNya, hatipun berangsur menjadi lega,
setelah itu saya coba meresapi kembali. Dan akhirnya, jawaban pun bermunculan;
-
Memilih jurusan
kedokteran memang bukan pyuuure dari pilihan hati saya
-
Jika saya lolos
di kedokteran ini, maka saya akan mengenyam pndidikan +/- selama 5thn, sdangkan
keinginan saya adalah ingin mempercepat kesuksesan untuk orangtua saya
-
Jika saya lolos di
fakultas kedokteran, maka orangtua saya harus bekerja keras terus untuk
menghasilkan nafkah yg lebih untuk anak2nya
-
Jika saya lolos
fakultas kedokteran maka nntinya akan berhadapan dengan darah. Saya adlah orng
yg tiba2 reflek jadi lemas jika melihat banyak darah
-
Saya tidak lolos di ujian tulis karena sbagian
dari mereka tidak merestui saya untuk ikt ujian ini dan jga kurang setuju krna
saya mngambil psikologi.
-
Hasil yg saya
temui saat ini yaitu, lulusan psikologi mncari pkerjaan ny susah, dan skrng pun
jarang orng yg ingin brobat ke psikolog. Saat ini juga bnyak bermunculan ahli2
hipnoterapis, dsb. (tapi, itu semua kembali ke masing2 indivu akan beranggapan
apa)
Setelah sebagian jawaban2
itu bermunculan, kembali saya ucapkan syukur pada Allah S.W.T. karena sblumnya
saya sudah diterima di poltek bandung ini. Dan Alhamdulillah nya lagi, belum
mulai kuliah saja saya sudah mendapatkan banyak teman.
“selalu
ada hikmah dibalik setiap cobaan”, camkan itu!!. Selalu mencoba untuk positive thngking. Yang sudah berlalu biarlah berlalu,
mari jadikan pembelajaran agar kita mnjadi pribadi yg lebih baik lagi, amiin.
Komentar
Posting Komentar